Penantian
I
Oleh
: Nining Irianti
Tak seperti biasa,
Sinar Mentari terasa dingin padaku
Pagi tak lagi bersahabat denganku
Teringat malam sebelumku bangun
Saat ku bermimpi terlalu indah
Saat detik – detik waktu bersama dia
Saat perasaan ku mulai tumbuh untuk dia
Saat rasa bahagia menyelimutiku
Dan saat namanya menjadi bunga
Dalam hatiku
Dalam
hitungan detik, otakku hanya memikirkan dia
Dia
yang selalu ada
Tingkah
aneh darinya
Dimataku
terasa indah, dan menjadi
Bahagiaku
saat itu
Bahagia itu tidak bertahan lama
Bahagia yang hancur oleh tatapan matanya
Oleh ekspresi wajahnya
Oleh tingkah lakunya
Untuk orang yang dia kasihi
Sekarang,
Ku bangun dari mimpiku
Dan menanti
Akankah rasa ini hilang?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar